{
"Id": 10000022,
"PromoteId": 22,
"Sort": 4,
"Body": 1,
"Icon": "UI_AvatarIcon_Venti",
"SideIcon": "UI_AvatarIcon_Side_Venti",
"Name": "Venti",
"Description": "Salah satu dari banyaknya penyair di Mondstadt yang bisa dengan bebasnya ke sana kemari di antara lorong-lorong dan gang-gang Mondstadt.",
"BeginTime": "2020-09-15T04:00:00+08:00",
"Quality": 5,
"Weapon": 12,
"BaseValue": {
"HpBase": 819.8552,
"AttackBase": 20.482,
"DefenseBase": 52.0521
},
"GrowCurves": [
{
"Type": 1,
"Value": 21
},
{
"Type": 4,
"Value": 31
},
{
"Type": 7,
"Value": 21
}
],
"SkillDepot": {
"Arkhe": 0,
"Skills": [
{
"GroupId": 2231,
"Proud": {
"Descriptions": [
"DMG Tahap 1|{param1:F1P}+{param1:F1P}",
"DMG Tahap 2|{param2:F1P}",
"DMG Tahap 3|{param3:F1P}",
"DMG Tahap 4|{param4:F1P}+{param4:F1P}",
"DMG Tahap 5|{param5:F1P}",
"DMG Tahap 6|{param6:F1P}",
"DMG Membidik|{param7:F1P}",
"DMG Membidik Penuh|{param8:P}",
"DMG Selama Plunging|{param9:F1P}",
"DMG Plunging Attack Rendah/Tinggi|{param10:P}/{param11:P}",
"DMG Windsunder Arrow|{param12:F1P} DMG Normal Attack"
],
"Parameters": [
{
"Id": 223101,
"Level": 1,
"Parameters": [
0.20382,
0.44376,
0.52374,
0.26058,
0.50654,
0.7095,
0.4386,
1.24,
0.568288,
1.136335,
1.419344,
1.6
]
},
{
"Id": 223102,
"Level": 2,
"Parameters": [
0.22041,
0.47988,
0.56637,
0.28179,
0.54777,
0.76725,
0.4743,
1.333,
0.614544,
1.228828,
1.534872,
1.7
]
},
{
"Id": 223103,
"Level": 3,
"Parameters": [
0.237,
0.516,
0.609,
0.303,
0.589,
0.825,
0.51,
1.426,
0.6608,
1.32132,
1.6504,
1.8
]
},
{
"Id": 223104,
"Level": 4,
"Parameters": [
0.2607,
0.5676,
0.6699,
0.3333,
0.6479,
0.9075,
0.561,
1.55,
0.72688,
1.453452,
1.81544,
1.9
]
},
{
"Id": 223105,
"Level": 5,
"Parameters": [
0.27729,
0.60372,
0.71253,
0.35451,
0.68913,
0.96525,
0.5967,
1.643,
0.773136,
1.545944,
1.930968,
2
]
},
{
"Id": 223106,
"Level": 6,
"Parameters": [
0.29625,
0.645,
0.76125,
0.37875,
0.73625,
1.03125,
0.6375,
1.736,
0.826,
1.65165,
2.063,
2.1
]
},
{
"Id": 223107,
"Level": 7,
"Parameters": [
0.32232,
0.70176,
0.82824,
0.41208,
0.80104,
1.122,
0.6936,
1.86,
0.898688,
1.796995,
2.244544,
2.2
]
},
{
"Id": 223108,
"Level": 8,
"Parameters": [
0.34839,
0.75852,
0.89523,
0.44541,
0.86583,
1.21275,
0.7497,
1.984,
0.971376,
1.94234,
2.426088,
2.3
]
},
{
"Id": 223109,
"Level": 9,
"Parameters": [
0.37446,
0.81528,
0.96222,
0.47874,
0.93062,
1.3035,
0.8058,
2.108,
1.044064,
2.087686,
2.607632,
2.4
]
},
{
"Id": 223110,
"Level": 10,
"Parameters": [
0.4029,
0.8772,
1.0353,
0.5151,
1.0013,
1.4025,
0.867,
2.232,
1.12336,
2.246244,
2.80568,
2.5
]
},
{
"Id": 223111,
"Level": 11,
"Parameters": [
0.435487,
0.94815,
1.119037,
0.556762,
1.082288,
1.515937,
0.937125,
2.36096,
1.202656,
2.404802,
3.003728,
2.6
]
},
{
"Id": 223112,
"Level": 12,
"Parameters": [
0.47381,
1.031587,
1.217513,
0.605758,
1.177529,
1.64934,
1.019592,
2.5296,
1.281952,
2.563361,
3.201776,
2.7
]
},
{
"Id": 223113,
"Level": 13,
"Parameters": [
0.512133,
1.115024,
1.315988,
0.654753,
1.27277,
1.782742,
1.102059,
2.69824,
1.361248,
2.721919,
3.399824,
2.8
]
},
{
"Id": 223114,
"Level": 14,
"Parameters": [
0.550456,
1.198462,
1.414463,
0.703748,
1.368011,
1.916145,
1.184526,
2.86688,
1.440544,
2.880478,
3.597872,
2.9
]
},
{
"Id": 223115,
"Level": 15,
"Parameters": [
0.592263,
1.289484,
1.521891,
0.757197,
1.471911,
2.061675,
1.27449,
3.03552,
1.51984,
3.039036,
3.79592,
3
]
}
]
},
"Id": 10221,
"Name": "Divine Marksmanship",
"Description": "Normal Attack\nMelancarkan hingga 6 tembakan panah berturut-turut menggunakan busur.\n\nCharged Attack\nMelancarkan sebuah Serangan Membidik yang lebih akurat untuk mengakibatkan DMG yang lebih besar.\nSaat membidik, angin akan berkumpul di ujung anak panah. Panah dengan angin yang terkumpul penuh akan mengakibatkan Anemo DMG.\n\nPlunging Attack\nMelancarkan hujan panah dari udara dan menerjang tanah dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan DMG Area saat mendarat.",
"Icon": "Skill_A_02"
},
{
"GroupId": 2232,
"Proud": {
"Descriptions": [
"DMG Tekan|{param1:P}",
"Cooldown (Mode Tekan)|{param2:F1} detik",
"DMG Tahan|{param3:P}",
"Cooldown (Mode Tahan)|{param4:F1} detik"
],
"Parameters": [
{
"Id": 223201,
"Level": 1,
"Parameters": [
2.76,
6,
3.8,
15
]
},
{
"Id": 223202,
"Level": 2,
"Parameters": [
2.967,
6,
4.085,
15
]
},
{
"Id": 223203,
"Level": 3,
"Parameters": [
3.174,
6,
4.37,
15
]
},
{
"Id": 223204,
"Level": 4,
"Parameters": [
3.45,
6,
4.75,
15
]
},
{
"Id": 223205,
"Level": 5,
"Parameters": [
3.657,
6,
5.035,
15
]
},
{
"Id": 223206,
"Level": 6,
"Parameters": [
3.864,
6,
5.32,
15
]
},
{
"Id": 223207,
"Level": 7,
"Parameters": [
4.14,
6,
5.7,
15
]
},
{
"Id": 223208,
"Level": 8,
"Parameters": [
4.416,
6,
6.08,
15
]
},
{
"Id": 223209,
"Level": 9,
"Parameters": [
4.692,
6,
6.46,
15
]
},
{
"Id": 223210,
"Level": 10,
"Parameters": [
4.968,
6,
6.84,
15
]
},
{
"Id": 223211,
"Level": 11,
"Parameters": [
5.244,
6,
7.22,
15
]
},
{
"Id": 223212,
"Level": 12,
"Parameters": [
5.52,
6,
7.6,
15
]
},
{
"Id": 223213,
"Level": 13,
"Parameters": [
5.865,
6,
8.075,
15
]
},
{
"Id": 223214,
"Level": 14,
"Parameters": [
6.21,
6,
8.55,
15
]
},
{
"Id": 223215,
"Level": 15,
"Parameters": [
6.555,
6,
9.025,
15
]
}
]
},
"Id": 10224,
"Name": "Skyward Sonnet",
"Description": "Wahai angin tempat semua nyanyian dan pujian dilantunkan, mampukan pejalan kaki bumi ini naik ke langit.\n\nTekan\nMemanggil sebuah Wind Domain di lokasi musuh yang mengakibatkan Anemo DMG Area serta menghempaskan musuh ke udara.\n\nTahan\nMemanggil Wind Domain yang lebih besar lagi dengan Venti berada di tengahnya. Mengakibatkan Anemo DMG Area dan menghempaskan musuh ke udara.\nSetelah mengerahkan Wind Domain yang lebih besar, Venti mengendarai angin ke udara.\n\nMusuh yang terhempas oleh Skyward Sonnet akan jatuh ke tanah perlahan-lahan dalam waktu singkat.\n\nDi masa ketika para dewa dan manusia berjalan bersama-sama di bumi, surga dipenuhi dengan lagu-lagu yang tak terhitung jumlahnya. Melodi ini sudah lama dilupakan.",
"Icon": "Skill_S_Venti_01"
}
],
"SpecialSkills": [
{
"GroupId": 2251,
"Proud": {
"Descriptions": [],
"Parameters": [
{
"Id": 225101,
"Level": 1,
"Parameters": [
0.5,
1.35,
4
]
}
],
"Display": 3
},
"Id": 225101,
"Name": "Witch's Eve Rite: Temporal Wind's Eulogy",
"Description": "Setelah menyelesaikan PR Penyihir: Tentang Bertiupnya Sang Angin, Venti akan berubah menjadi Karakter Hexerei. Saat ada setidaknya 2 Karakter Hexerei di dalam party, akan mendapatkan efek Hexerei: Secret Rite yang memperkuat Karakter Hexerei.\n\nHexerei: Secret Rite\nSelama Stormeye yang dihasilkan oleh Elemental Burst Wind's Grand Ode aktif, DMG Karakter ini meningkat 50% dan DMG Stormeye Venti sendiri meningkat menjadi 135% dari DMG awalnya selama 4 detik setelah Karakter aktif di sekitar memicu reaksi Swirl.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_07"
}
],
"EnergySkill": {
"GroupId": 2239,
"Proud": {
"Descriptions": [
"DMG Berkelanjutan|{param1:F1P}",
"Tambahan Elemental DMG|{param2:F1P}",
"Durasi|{param3:F1} detik",
"Cooldown|{param4:F1} detik",
"Konsumsi Energy|{param5:I}"
],
"Parameters": [
{
"Id": 223901,
"Level": 1,
"Parameters": [
0.376,
0.188,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223902,
"Level": 2,
"Parameters": [
0.4042,
0.2021,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223903,
"Level": 3,
"Parameters": [
0.4324,
0.2162,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223904,
"Level": 4,
"Parameters": [
0.47,
0.235,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223905,
"Level": 5,
"Parameters": [
0.4982,
0.2491,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223906,
"Level": 6,
"Parameters": [
0.5264,
0.2632,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223907,
"Level": 7,
"Parameters": [
0.564,
0.282,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223908,
"Level": 8,
"Parameters": [
0.6016,
0.3008,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223909,
"Level": 9,
"Parameters": [
0.6392,
0.3196,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223910,
"Level": 10,
"Parameters": [
0.6768,
0.3384,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223911,
"Level": 11,
"Parameters": [
0.7144,
0.3572,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223912,
"Level": 12,
"Parameters": [
0.752,
0.376,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223913,
"Level": 13,
"Parameters": [
0.799,
0.3995,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223914,
"Level": 14,
"Parameters": [
0.846,
0.423,
8,
15,
60
]
},
{
"Id": 223915,
"Level": 15,
"Parameters": [
0.893,
0.4465,
8,
15,
60
]
}
]
},
"Id": 10225,
"Name": "Wind's Grand Ode",
"Description": "Menembakkan panah yang terbuat dari angin gabungan yang tak terhitung jumlahnya. Membuat Stormeye raksasa yang menarik musuh; mengakibatkan Anemo DMG berkelanjutan.\n\nElemental Absorption\nJika Stormeye bersentuhan dengan elemen Hydro/Pyro/Cryo/Electro, ia akan mengakibatkan tambahan Elemental DMG dengan tipe tersebut.\nElemental Absorption hanya dapat terjadi sekali untuk setiap penggunaan skill.\n\nSebagian besar nyanyian pujian Archon Anemo telah hilang ditelan waktu. Nyanyian yang satu ini melantunkan keahliannya dalam menguasai angin.",
"Icon": "Skill_E_Venti_01"
},
"Inherents": [
{
"GroupId": 2221,
"Proud": {
"Descriptions": [],
"Parameters": [
{
"Id": 222101,
"Level": 1,
"Parameters": [
20
]
}
],
"Display": 1
},
"Id": 222101,
"Name": "Embrace of Winds",
"Description": "Menahan tombol skill Skyward Sonnet akan menciptakan arus angin yang berlangsung selama 20 detik.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_05"
},
{
"GroupId": 2222,
"Proud": {
"Descriptions": [],
"Parameters": [
{
"Id": 222201,
"Level": 1,
"Parameters": [
15,
15
]
}
],
"Display": 1
},
"Id": 222201,
"Name": "Stormeye",
"Description": "Memulihkan 15 Energy Venti setelah Wind's Grand Ode berakhir.\nJika terjadi Elemental Absorption, juga akan memulihkan 15 Energy kepada seluruh anggota party dengan elemen yang sesuai.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_06"
},
{
"GroupId": 2223,
"Proud": {
"Descriptions": [],
"Parameters": [
{
"Id": 222301,
"Level": 1,
"Parameters": []
}
]
},
"Id": 222301,
"Name": "Windrider",
"Description": "Mengurangi 20% konsumsi Stamina Karakter party sendiri saat meluncur.\nEfek ini tidak dapat ditumpuk dengan Talenta Pasif lain dengan efek yang sama persis.",
"Icon": "UI_Talent_Explosion_Glide"
}
],
"Talents": [
{
"Id": 221,
"Name": "Splitting Gales",
"Description": "Menembakkan 2 anak panah tambahan setiap Serangan Membidik, yang masing-masing mengakibatkan 33% DMG dari panah utama.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_01"
},
{
"Id": 222,
"Name": "Breeze of Reminiscence",
"Description": "Skyward Sonnet mengurangi 12% Anemo RES dan Physical RES musuh selama 10 detik.\nAnemo RES dan Physical RES musuh yang terhempas oleh Skyward Sonnet berkurang lagi 12% saat di udara.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_02"
},
{
"Id": 223,
"Name": "Ode to Thousand Winds",
"Description": "Meningkatkan 3 level Wind's Grand Ode.\nMaksimum: Lv. 15.",
"Icon": "UI_Talent_U_Venti_02",
"ExtraLevel": {
"Index": 9,
"Level": 3
}
},
{
"Id": 224,
"Name": "Hurricane of Freedom",
"Description": "Saat Venti mengambil sebuah Elemental Orb atau Particle, dia akan menerima 25% Anemo DMG Bonus selama 10 detik.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_03"
},
{
"Id": 225,
"Name": "Concerto dal Cielo",
"Description": "Meningkatkan 3 level Skyward Sonnet.\nMaksimum: Lv. 15.",
"Icon": "UI_Talent_U_Venti_01",
"ExtraLevel": {
"Index": 2,
"Level": 3
}
},
{
"Id": 226,
"Name": "Storm of Defiance",
"Description": "Musuh yang menerima DMG dari Wind's Grand Ode akan mendapat pengurangan Anemo RES sebanyak 20%.\nJika Elemental Absorption muncul, maka RES terhadap elemen yang bersangkutan juga berkurang 20%.",
"Icon": "UI_Talent_S_Venti_04"
}
]
},
"FetterInfo": {
"Title": "Windborne Bard",
"Detail": "Salah satu dari banyaknya penyair di Mondstadt yang bisa dengan bebasnya ke sana kemari di antara lorong-lorong dan gang-gang Mondstadt.",
"Association": 1,
"Native": "Mondstadt",
"BirthMonth": 6,
"BirthDay": 16,
"VisionBefore": "Anemo",
"VisionAfter": "Anemo",
"VisionOverrideUnlocked": "Vision",
"ConstellationBefore": "Carmen Dei",
"ConstellationAfter": "Carmen Dei",
"CvChinese": "喵酱",
"CvJapanese": "村瀬歩",
"CvEnglish": "Erika Harlacher",
"CvKorean": "Jung Yoo-jung",
"CookBonus": {
"OriginItemId": 108111,
"ItemId": 108113,
"InputList": [
100013,
100080,
100076
]
},
"Fetters": [
{
"Title": "Halo",
"Context": "*hoam* Ah ... nyenyak sekali tidurku. Ah, pengembara, kita ketemu lagi! Apa? Kamu tidak ingat aku? Ahaha, tidak apa-apa, izinkan aku untuk bergabung denganmu sekali lagi. Aku harus memastikan kalau kisahmu kelak diceritakan oleh para penyair di dunia ini!"
},
{
"Title": "Mengobrol: Bermain Lira",
"Context": "Boleh ... aku akan memainkan melodi lain untukmu, tapi kamu harus kasih apel lagi buatku."
},
{
"Title": "Mengobrol: Apple Cider",
"Context": "Sekarang aku sedang berharap kalau aku lagi duduk di sebuah puncak pohon, memandangi padang rumput, dan menggenggam sebotol apple cider di tanganku ...."
},
{
"Title": "Mengobrol: Balada",
"Context": "Ayo kita berangkat, Pengembara! Dunia yang penuh dengan puisi yang terhilang ini sedang menanti dirinya untuk ditemukan kembali."
},
{
"Title": "Ketika Turun Hujan",
"Context": "Ayo kita lompat di atas genangan air dan lihat siapa yang bisa membuat cipratan yang paling besar!"
},
{
"Title": "Setelah Hujan",
"Context": "Hujannya sudah berhenti? Yah, padahal aku masih ingin main."
},
{
"Title": "Ketika Turun Salju",
"Context": "Kita tunggu sampai saljunya menumpuk ... terus kita perang bola salju!"
},
{
"Title": "Ketika Angin Berembus",
"Context": "Anginnya sudah bertiup lagi! Cepat, kita langsung meluncur!"
},
{
"Title": "Selamat Pagi",
"Context": "Pagi! Ah ... siap untuk petualangan baru?"
},
{
"Title": "Selamat Siang",
"Context": "Perutku keroncongan, tapi aku tidak boleh sampai ketahuan mencuri makanan dari Dawn Winery lagi ... Oh, kamu ada di sini! Lagi mau ke mana? Boleh aku ikut?"
},
{
"Title": "Selamat Malam",
"Context": "Hmm, aku masih belum ngantuk. Mau jalan-jalan sore?"
},
{
"Title": "Selamat Tidur",
"Context": "Mau bertualang di alam mimpi? Haha, okelah kalau begitu, temanku."
},
{
"Title": "Tentang Venti Sendiri",
"Context": "Latihan? Buatku? Tidak perlu ... aku hafal semua lagu di Teyvat."
},
{
"Title": "Tentang Kita: Lagu Baru",
"Context": "Aku sudah memutuskan untuk menuliskan lagu tentangmu! Eh, kenapa kamu menatapku begitu? Takut tidak sanggup bayar? Santai ah, kan buatmu pakai harga teman, alias gratis! Tapi ... satu hal yang bisa kamu kasih padaku adalah tolong ceritakan kisahmu lebih banyak lagi!"
},
{
"Title": "Tentang Kita: Pahlawan",
"Context": "#Haha! Setelah pahlawan yang ada dalam lagu ini berhasil menyelamatkan sang {M#pangeran}{F#putri}, aku yakin lagu ini akan tersebar ke seluruh penjuru benua."
},
{
"Title": "Tentang Kita: Penganut",
"Context": "Ahh ... angin malam benar-benar mendorong niatmu untuk menjadi muridku, kan? Tunggu apa lagi ... kamu cukup memberiku sedikit upeti ...."
},
{
"Title": "Tentang Kita: Permohonan",
"Context": "Eh apa? Menurutmu aku harus mencoba lebih giat untuk menjadi Archon Anemo yang baik? Ya, kamu juga bisa menjadi pengabdi yang lebih baik juga, kan ... Misalnya bisa lebih saleh, lebih bersemangat, atau ... uhm ...."
},
{
"Title": "Tentang Vision",
"Context": "Hmm? Kamu mau tahu tentang Visionku? Oh, sini kalau begitu, lihat saja sendiri. Aku bisa membuatkan yang cocok untukmu kalau mau! Hehehe."
},
{
"Title": "Berbagi Cerita",
"Context": "Olah! Haha, begitulah Hilichurl bilang \"halo.\" Kalau kamu tanya kenapa, jawabannya tentu saja karena aku mempelajarinya untuk membantu penulisan laguku! Pengetahuan yang luas membuat komposisi yang lebih bervariasi ... Orang-orang bilang, aku belum pernah menulis lagu dalam bahasa Hilichurl selama ini ...."
},
{
"Title": "Kisah Menarik",
"Context": "Pengembara, apa kamu pernah melihat Cecilia? Ini adalah bunga liar putih yang luar biasa yang hanya tumbuh di pegunungan dan puncak gunung yang paling terpencil. Setidaknya bagiku, itu adalah bunga paling indah di seluruh Teyvat."
},
{
"Title": "Tentang Jean",
"Context": "Grand Master Jean ... menurutmu dia orangnya bagaimana? Ya, aku setuju sekali kalau dia itu teliti, pemberani ... baik dan juga perhatian. Aku jadi teringat akan seorang teman baikku yang lain ...."
},
{
"Title": "Tentang Diluc",
"Context": "Aku tidak terkejut kalau kamu mau berteman dengan Tuan Diluc. Coba imajinasikan tentang semua anggur antik yang sudah dia simpan ... Hahahaha ... Hah? Dia tidak membiarkanmu mencicipinya? Setetes pun? Huh ... Ya, minimal kamu masih bisa mencium aromanya. Itu masih lebih baik daripada tidak ada anggur sama sekali, kan? Setuju, tidak?"
},
{
"Title": "Tentang Barbara",
"Context": "Seorang Diakones terkasih dengan suara nyanyiannya yang merdu — Kamu kenal dia? Kenal, tidak? Dia itu seorang idola ya? Jumpa penggemar? Konser? Wow ... Itulah kekuatan musik untukmu ...."
},
{
"Title": "Tentang Razor",
"Context": "Ah iya, bocah berambut putih dari Wolvendom? Dibesarkan oleh para serigala? Benarkah? Pantas saja ... aroma tubuhnya begitu familier ...."
},
{
"Title": "Tentang Mona",
"Context": "Oh, astrolog itu ya? Gimana ngomongnya ya? Ramalan dan nyanyianku itu sama, keduanya membuatku miskin sampai tidak punya uang untuk minum! Hehe ... Menurutmu astrologi adalah tradisi budaya, jadi karena itu ia berharga? Hmph, tidak sopan. Kalau begitu, sama dong nyanyian juga, ia sama-sama berharga!"
},
{
"Title": "Tentang Diona",
"Context": "Ada sebuah minuman spesial yang sangat populer di Cat's Tail. Tapi itu ah ... ah ... ACHOO! Gimana kalau kamu pergi dan bawakan satu untukku? Aku pasti akan berterima kasih sekali, janji deh."
},
{
"Title": "Tentang Albedo",
"Context": "Bagaimana kamu menjelaskan kapur putih di tanah hitam, atau kerak bumi yang padat di tengah kekosongan ruang? Alasan yang sama dengan tanah yang paling murni melahirkan kehidupan manusia ... Tidak salah lagi itulah kekuatan kuno. Mencoba memanfaatkannya memang berbahaya, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kalau ada orang yang lepas kendali di dalam kota ... Ah, sudahlah! Apa yang terjadi di balik tembok Mondstadt biarlah orang-orang Mondstadt sendiri yang menanganinya!"
},
{
"Title": "Tentang Morax",
"Context": "Apa kamu pernah melihat laki-laki tua itu? Hah? Sekarang dia cuma seorang pria biasa bernama Zhongli? Pasti sudah banyak perubahan yang terjadi dengan si bodoh itu. Ayo ikut denganku untuk menemuinya, ya? Aku punya barang antik yang kugali dari Windrise yang bisa kubawa sebagai hadiah belasungkawa. Oh, ahh ... apa dia masih terlihat kuat waktu kamu melihatnya? Seberapa kuat? Apa mungkin aku bisa terhempas oleh kekuatannya?"
},
{
"Title": "Tentang Eula",
"Context": "Eula punya selera yang bagus tentang minuman beralkohol. Mau musim panas atau musim dingin, dia tetap akan memilih minuman yang dingin. Tidak banyak penduduk Mondstadt zaman sekarang yang seperti itu! Dia dan aku pasti bisa jadi teman minum yang akrab. Eh? Laguku tentang Klan Lawrence ... sudah didengarnya? Eh, tidak apa-apa lah. Siapa tahu kami bisa berduet suatu hari nanti!"
},
{
"Title": "Tentang Baal",
"Context": "Jadi, kudengar kamu mengalahkan Raiden Shogun yang perkasa? Ah, aku ingat hari-hari saat dia masih menjadi seorang kagemusha yang berusaha untuk menyempurnakan keahlian bela dirinya. Hehe, sekarang dia juga pasti akan menggunakan banyak alasan untuk memintamu menjadi partner berlatihnya. Oh iya, iya ... dekatkan telingamu dan sini kubocorkan rahasianya untukmu — dia suka hidangan penutup yang manis!"
},
{
"Title": "Tentang Buer",
"Context": "Hal pertama yang orang pikir waktu dengar \"Archon Dendro\" pasti kekuatannya atas mimpi. Mimpinya mirip dengan lagu baladku: penuh perasaan dan imajinasi. Tidak perlu diperjelas lagi kalau kami berhubungan dengan sangat akrab."
},
{
"Title": "Tentang Furina ....",
"Context": "Penyair harus paham musik dan lagu, tapi seniman panggung harus tahu lebih banyak dari sekadar dua itu ... Gimana kalau kita undang dia ke sini pas Festival Windblume? Ah? Kamu mau komentarku soal jasanya ke Fontaine? Yah, seniman sejago dia, tidak aneh dong kalau bisa menyelamatkan dunia? Ya kan?"
},
{
"Title": "Tentang Haborym",
"Context": "Dunia ini memang kejam, karena memaksa para pahlawan manusia untuk menjadi umpan meriam dalam perang melawan kegelapan dari generasi ke generasi. Tapi, di bawah kepemimpinan Mavuika, mereka mengukir prestasi yang benar-benar seperti dewa ... Hehe. Dimulai dari \"dia\", aku rasa orang Natlan memang seperti itu. Oh ya! Aku dengar Mavuika suka minum-minum ya? Apa kamu juga ... mikir hal yang sama kayak aku sekarang ...?"
},
{
"Title": "Tentang Dahlia",
"Context": "Pengembara, apakah engkau mencari suara angin dan menghendaki bimbingan dari padanya? Jika demikian, bicaralah kepada Diakon gereja. Haha, bercanda ... ngobrol langsung sama aku saja lah! Sambil minum, biar asyik. Alasan kenapa aku lebih suka bicara lewat Dahlia itu karena ... yah, kamu tahu lah alasannya, ehe. Dia suka mendengar embusan angin, tapi yang paling penting, dia juga tahu mana yang benar dan mana yang salah."
},
{
"Title": "Tentang Durin",
"Context": "Satu lagi anak dari Bu Penyihir di Mondstadt, menyenangkan sekali! Teman kecil yang baru ini sepertinya mau main dengan teman lamaku ... jadi aku mengatur agar mereka bisa saling berkenalan, ternyata temanku malah yang lebih bersemangat dari keduanya! Wah, kamu harusnya lihat dia lompat kegirangan, nepuk-nepuk perutnya, dan menari berputar-putar. Waduh, dia dengar aku ngomong apa barusan ya? Cepat, cepat, kita sembunyi di balik pohon itu!"
},
{
"Title": "Mengenal Venti: I",
"Context": "Oh Pengembara, kamu datang di saat yang tepat! Aku baru saja ingin bertanya — apa harapan terbesarmu?"
},
{
"Title": "Mengenal Venti: II",
"Context": "Tidak pernah ada momen yang membosankan saat bepergian denganmu! Satu-satunya gangguan kecil adalah si peri kecil sialan yang terus mengikutimu ke mana-mana ... Dia tidak ada habis-habisnya makan ini itu — aku tidak kebayang berapa banyak pengeluaranmu untuk beli makanan!"
},
{
"Title": "Mengenal Venti: III",
"Context": "Archon Pyro itu maniak bertempur, Archon Geo adalah Dewa bodoh yang tidak mengerti hati manusia. Bagaimana aku bisa tahu? Karena, hal itu ditulis dalam puisi epik masa lalu!"
},
{
"Title": "Mengenal Venti: IV",
"Context": "Celestia ... Aku bahkan tidak yakin bisa terbang sejauh itu. Ditambah lagi, air di sana terasa busuk, dan buahnya hambar. Kamu tahu apa maksudku? Pasti tidak akan ada cider! Haha, dan dengan begitu, aku tidak akan pergi ke sana sekalipun aku diundang."
},
{
"Title": "Mengenal Venti: V",
"Context": "Harapan terbesarku? Dari dulu aku selalu ingin bisa berkeliaran bebas dan menjelajahi seluruh dunia. Sekarang, kutambahkan sedikit menjadi ke mana pun aku bepergian, aku mau pergi bersamamu! Setiap hari bersamamu adalah sebuah petualangan, dan ke mana petualang pergi, pendongeng harus mengikuti!"
},
{
"Title": "Hobi Venti",
"Context": "Aku suka anggur dan juga angin! Ugh, andaikan saja ada anggur yang bisa difermentasi dengan angin."
},
{
"Title": "Kekhawatiran Venti",
"Context": "Sebenarnya aku sangat alergi dengan kucing. Aku akan terus-terusan bersin saat mereka ada di sekitar dan ah ... ah ... achoo! Ugh, kelihatannya aku bahkan tidak bisa BERPIKIR tentang kucing tanpa bersin. Apa menurutmu penderitaan mengerikan ini bisa disembuhkan?"
},
{
"Title": "Makanan Favorit",
"Context": "Ini, ambillah apel ini. Aku baru saja memetiknya. Lihat betapa matang dan berairnya apel ini, aww! Nyam nyam~ Ini benar-benar buah terbaik dari Tuhan!"
},
{
"Title": "Makanan yang Tidak Disukai",
"Context": "Hmm, makanan apa yang lagi kamu buat? Uww! Pancake keju yang meleleh? Sudah bau, lengket, berlendir, campuran yang menjijikkan!"
},
{
"Title": "Menerima Hadiah: I",
"Context": "Ah, puas sekali! Kira-kira ... besok ada ginian lagi tidak? Terus sekalian ... lusa juga?"
},
{
"Title": "Menerima Hadiah: II",
"Context": "Fiuh, kenyangnya! Aku sudah tidak kuat lagi buat makan hidangan buah pencuci mulutnya kali ini ...."
},
{
"Title": "Menerima Hadiah: III",
"Context": "Uh, oh ... Sulit dipercaya, tapi aku sungguh tidak sanggup menyantap makanan ini. Uhhh teman, gimana dong?"
},
{
"Title": "Ulang Tahun",
"Context": "Seseorang pernah bilang padaku kalau kamu harus makan kue di hari ulang tahun ... Tadaa! Ini kue ulang tahunmu — kuenya rasa apel! Dan ini sendoknya. Kuenya tidak mengembang dengan baik di oven ... Makanya bentuknya lebih mirip pai apel ... Ugh, membuat kue kok rumit sekali sih!"
},
{
"Title": "Perasaan Tentang Ascension: Permulaan",
"Context": "Wah! Apaan itu?"
},
{
"Title": "Perasaan Tentang Ascension: Persiapan",
"Context": "Kerja bagus. Apa sebaiknya kita beristirahat sebentar dan mendengarkan lagu? Mau lagu capriccio, atau lagu serenade?"
},
{
"Title": "Perasaan Tentang Ascension: Klimaks",
"Context": "Sini, duduk di sini. Aku sudah menulis syair baru. Judulnya \"Wind of the Traveler\"."
},
{
"Title": "Perasaan Tentang Ascension: Konklusi",
"Context": "Hmm ... Meskipun aku sudah lama melihat pemandangan ini berkali-kali, ada sesuatu yang berbeda saat melihatnya lagi bersamamu. Tentunya kamu tidak menyembunyikan kemampuan-kemampuan menakjubkan lainnya, kan? Hmm, tapi kalau memang begitu, itu hanya akan lebih membuktikan kalau intuisiku benar."
},
{
"Title": "Elemental Skill: I",
"Context": "Yuhuu—!"
},
{
"Title": "Elemental Skill: II",
"Context": "Ayo kita mulai!"
},
{
"Title": "Elemental Skill: III",
"Context": "Kuatkan dirimu!"
},
{
"Title": "Elemental Skill: IV",
"Context": "Ayo main bersama!"
},
{
"Title": "Elemental Burst: I",
"Context": "Kamu kira kamu bisa kabur?"
},
{
"Title": "Elemental Burst: II",
"Context": "Waktunya terbang!"
},
{
"Title": "Mulai Lari: I",
"Context": "Bukannya meluncur lebih cepat?"
},
{
"Title": "Membuka Wind Glider: I",
"Context": "Yahooo!"
},
{
"Title": "Membuka Peti Harta: I",
"Context": "*ehem* Sudah pernah dengar Lagu Peti Harta Karun?"
},
{
"Title": "Membuka Peti Harta: II",
"Context": "Puji Barbatos! Eh, sebentar ...."
},
{
"Title": "Membuka Peti Harta: III",
"Context": "Asyik! Kira-kira ini bisa buat beli berapa botol ya ...."
},
{
"Title": "HP Rendah: I",
"Context": "Ugh, aku tidak suka ini!"
},
{
"Title": "HP Rendah: II",
"Context": "Hei! Lepaskan aku!"
},
{
"Title": "HP Rendah: III",
"Context": "Ini keterlaluan."
},
{
"Title": "HP Rekan Rendah: I",
"Context": "Sini, aku coba!"
},
{
"Title": "HP Rekan Rendah: II",
"Context": "Jangan menyerah!"
},
{
"Title": "Gugur: I",
"Context": "Biarkan aku istirahat sebentar ...."
},
{
"Title": "Gugur: II",
"Context": "Oh tidak, liraku rusak ...."
},
{
"Title": "Gugur: III",
"Context": "Ah ... Ugh ...."
},
{
"Title": "Menerima Serangan Ringan: I",
"Context": "Ah!"
},
{
"Title": "Menerima Serangan Hebat: I",
"Context": "Kasar sekali!"
},
{
"Title": "Bergabung ke Party: I",
"Context": "Biarkan aku tenangkan diri sebentar."
},
{
"Title": "Bergabung ke Party: II",
"Context": "Aku tidak membuatmu menunggu, kan?"
},
{
"Title": "Bergabung ke Party: III",
"Context": "Sudah siap untuk pemanasan?"
}
],
"FetterStories": [
{
"Title": "Info Karakter",
"Context": "Seorang penyair yang datang bersama angin yang tidak diketahui asal-usulnya. Terkadang menyanyikan lagu yang teramat tua, dan terkadang menyanyikan lagu baru yang tidak pernah didengar sebelumnya.\nMenyukai apel dan tempat yang ramai, tidak menyukai keju atau apa pun yang lengket.\nSaat dia menggunakan kekuatan Anemo untuk mengendalikan angin, sering kali membentuk rupa sehelai bulu, karena dia sangat suka melihat benda yang ringan dan melayang dengan lembut."
},
{
"Title": "Kisah Karakter 1",
"Context": "Baru beberapa bulan datang ke Mondstadt, pendapatan Venti sebagai seorang penyair masih sangat rendah dibandingkan dengan penyair lainnya. Tetapi setiap kali Venti berhasil mengumpulkan cukup Mora saat \"bekerja\", dia selalu pergi ke tempat yang sama, yaitu sebuah tavern di dalam kota.\nTetapi karena penampilan Venti yang seperti anak kecil, dia selalu ditolak saat ingin membeli anggur karena dianggap masih di bawah umur.\nSaat pertama kali ditolak, dia hanya bisa bergumam \"Dulu aku datang ke sini dan tidak ada peraturan seperti itu ....\". Dia harus mencari cara lain saat dia menyadari bahwa semua kedai di kota memiliki peraturan yang sama ....\nDengan cepatnya, Venti membuat sebuah atraksi di mana dia memainkan kecapi sambil menggigit gelas anggur di mulutnya. Dengan begini, penonton yang suka melihat permainan kecapi Venti dapat pergi ke kedai untuk membelikannya segelas anggur sebagai bayaran daripada Mora.\nDengan cara ini, Venti berhasil membuat dirinya populer di kalangan penduduk Mondstadt.\nTetapi Venti memiliki satu kelemahan, dia akan bersin-bersin saat ada kucing di dekatnya, tentu saja hal ini akan membawa bencana bagi Venti bila ada seekor kucing yang lewat saat dia sedang menggigit gelas anggur di mulutnya.\nMaka dari itu Venti selalu memilih tempat yang tidak ada kucingnya saat dia \"bekerja\".\n Tapi sayangnya, para kucing sangat menyukai Venti."
},
{
"Title": "Kisah Karakter 2",
"Context": "Ada sebuah pohon oak besar berada di tengah-tengah Windrise. Menurut legenda, pohon itu tumbuh ketika Vennessa naik ke surga ribuan tahun yang lalu.\nDalam beberapa bulan terakhir, orang-orang yang beristirahat di bawah pohon oak besar itu terkadang mendengar suara anak muda yang sedang menyanyikan kisah Barbatos, Archon Anemo.\nBerbeda dengan dewa lain yang masih memimpin bangsanya, Barbatos telah lama meninggalkan Mondstadt. Satu-satunya bukti nyata keberadaannya adalah Patung The Seven — bahkan patung itu pun tidak jelas. Untungnya, perbuatan yang dilakukan Barbatos di masa lalu tercatat di dalam buku dan epos, dinyanyikan dan disebarkan oleh para penyair.\nNamun yang berbeda adalah, \"Barbatos\" cenderung terlibat dalam petualangan aneh dan berbuat onar dalam lagu-lagu Venti, seperti mencuri tongkat Archon Cryo dan menukarnya dengan tongkat Hilichurl.\nPara pemuja Barbatos langsung mengkritik dan mengatakan bahwa semua itu adalah rekayasa. Tapi tanggapan Venti terhadap kritikan itu tidak menunjukkan penyesalan.\n\"Bagaimana kamu tahu semua itu adalah rekayasa?\"\nYa, bahkan suster yang paling berdedikasi sekalipun tidak mengetahuinya secara pasti rincian perbuatan Barbatos ribuan tahun lalu.\nHanya Venti yang tahu kebenaran di balik lirik lagunya, dan semua itu adalah kebenaran yang dia sembunyikan di balik senyumannya yang penuh teka-teki.\nMemang benar, semua itu adalah rekayasa.\nYah, minum terlalu banyak membuat Venti bernyanyi sesuka hatinya."
},
{
"Title": "Kisah Karakter 3",
"Context": "Sekitar 2.600 tahun yang lalu, Perang Archon belum berakhir, dan dunia belum jatuh ke dalam kekuasaan The Seven.\nPada saat itu, kota yang disebut \"Mondstadt\" diselimuti badai, bahkan burung-burung pun tidak bisa terbang melintasi langitnya. Angin tanpa henti menghancurkan tanah dan bebatuan di kota tersebut dan menjadikannya butiran debu.\nThe Lord of Wind yang tinggal di menara tinggi adalah Decarabian, Dewa Badai. Dia melihat ke bawah pada subyek yang bersujud di hadapannya, percaya bahwa mereka semua tunduk padanya, dan menganggap ini hal yang baik.\nPada masa itu, Venti hanyalah seutas benang dari ribuan angin yang mengarungi daratan utara.\nKemudian dia yang dikenal dengan \"Barbatos\", hanyalah sebuah elemen kecil yang lemah, seperti \"angin sepoi-sepoi yang membawa perubahan kecil atau seperti benih penuh harapan\".\nDi kota Mondstadt yang lama, Venti mengenal seorang anak muda. Anak muda tersebut tahu caranya memainkan lira, dan berkeinginan menulis puisi-puisi terindah.\n\"Aku ingin melihat burung-burung terbang.\"\nDemikian kata anak yang belum pernah melihat langit biru, elang ataupun rumput hijau. Suaranya hampir tidak terdengar karena deru angin.\n\"Teman, maukah kamu pergi bersamaku?\""
},
{
"Title": "Kisah Karakter 4",
"Context": "Bagi peri elemen yang tinggal di dalam kota besar seperti Venti, dia tidak pernah melihat burung terbang, dia hanya bisa menyimpan sehelai bulu elang.\nSuatu hari, terjadilah perang di Mondstadt yang memperebutkan \"kebebasan\".\nDengan bulu burung yang tersimpan di kantongnya, Venti menyaksikan jatuhnya raja yang sesat itu di tengah-tengah kehancuran kota.\nSang raja selalu percaya bahwa dia telah menciptakan sebuah kota yang bebas dari kesengsaraan bagi rakyatnya, dan dia selalu berpikir bahwa rakyatnya mencintai dia seperti dia mencintai rakyatnya.\nMeskipun pertempuran telah dimenangkan, Venti tetap tidak bisa menyerahkan bulu elang ini kepada anak muda tersebut. Karena anak muda ini telah mati bersama orang-orang yang tinggal bersamanya di dalam dinding badai, demi mempertahankan syair, langit biru, dan burung yang terbang bebas.\nDengan tumbangnya dewa-dewa lama, muncullah dewa-dewa baru. Sang Archon Anemo Barbatos merasakan kekuatan yang meluap-luap dari ujung jarinya.\nHal pertama yang dia lakukan dengan kekuatan baru ini adalah mengubah bentuk dirinya agar menyerupai seorang anak muda.\n—Karena dengan begini, dia bisa memetik kecapi yang begitu disukai oleh anak-anak muda.\nDengan setiap petikan senar, dia meniupkan angin yang dapat memecah es dan membelah gunung.\nBiarlah Mondstadt menjadi kota yang bebas, menjadi tempat yang tidak dijumpai adanya orang yang memanggil dirinya sendiri sebagai raja.\nSeiring berjalannya waktu, kota ini akan menjadi sangat indah, kota yang sangat romantis ....\n\"Kurasa dia juga berharap bisa tinggal di tempat seindah ini.\"\nDengan ini, dimulailah era yang baru untuk kota Mondstadt."
},
{
"Title": "Kisah Karakter 5",
"Context": "Archon Anemo tidak bisa mengambil semua kata-kata pujian atau penghargaan di Mondstadt.\nPujian dan penghargaan diberikan jika waktunya tiba, biar kunyanyikan lagu-lagu persembahan pujian untuk semua yang indah dan benar:\nKami berterima kasih kepada Angin Barat, dengan belaiannya yang abadi\nYang membawa bunga musim semi, yang oleh aromanya kita diberkati.\n\nKicauan burung, bebek, kelinci, dan babi hutan,\nKebangkitan Mondstadt membuat mereka tumbuh.\nPada musim panas seekor singa berjalan di dataran,\nTidak ada kata-kata pujian selain ini:\nSaat berkeringat, apa anggur terasa menjadi lebih nikmat?\nApa matahari menjadi lebih panas karena suraimu yang berwarna matahari?\n\nMulut gunung dan ngarai terbuka bagaikan pemabuk yang terhuyung-huyung ....\nTapi Angin Timur tidak peduli, karena dia tidak berjalan — melainkan terbang!\nMenyapu rendah pohon buah-buahan,\nDan sayapnya membawa hasil panen yang tumbuh berbuah.\n\nAngin Utara tertidur di hutan yang sunyi,\nDikelilingi oleh kumpulan serigala.\nMeski sebagian besar belum pernah ada yang melihat mereka, karena Angin tahu bahwa mereka tidak menyukai musim dingin,\nNamun Archon Anemo dapat melihatnya, bahwa mereka selalu memimpikan malam yang hangat.\n\n—Seperti empat musim yang selalu datang silih berganti, maka keempat penjuru angin juga tidak akan pernah berhenti.\nTentu saja, jika dilihat dengan pandangan yang berbeda, akulah yang harusnya mendapatkan pujian dan penghargaan itu, bukan mereka.\nPujian dan penghargaan harus diberikan kepada yang layak mendapatkannya — jika bukan untuk penyair yang menyanyikan lagunya, maka siapa yang bisa menjamin bahwa kisah ini akan terus diturunkan?"
},
{
"Title": "\"Pertemuan Rahasia sang Angin\"",
"Context": "Setelah melewati pembangunan 1.600 tahun lamanya, \"kebebasan\" Mondstadt telah tenggelam ke titik terendah hingga tak terlihat lagi.\nBarbatos pergi karena dia tidak ingin menjadi seorang tiran. Dia tidak pernah membayangkan bahwa orang-orang yang diberi kebebasan malah akan menjadi tiran.\nMondstadt diperintah oleh orang-orang yang kejam, membawa perbudakan ke negeri ini dan mengabaikan tangisan kaum tertindas.\nSetelah 1.600 tahun kemudian, Archon Anemo kembali ke kota kebebasan ini. Dia mendengar teriakan budak Vanessa, dan bersama-sama dengannya membangun pemberontakan yang menggulingkan pemerintahan.\n—Kisah di atas diketahui sebagai sejarah Mondstadt.\nNamun, kisah ini memiliki plot cerita menarik yang tidak banyak orang tahu.\nOrang yang menyatukan penduduk Mondstadt karena konflik ini memang adalah pahlawan Vennessa — tetapi apa yang menyebabkan begitu banyak pasukan pemerintahan membelot adalah \"pengkhianatan terhadap angin\".\nSebuah perjanjian rahasia ditemukan, dan di dalamnya adalah tentang pengkhianatan — para pemerintah berjabatan tinggi telah mengkhianati angin, dan menjual segala yang ada di Mondstadt kepada Archon Geo dari tanah tetangga.\nDi akhir perjanjian itu terukir sebuah tanda tangan yang tak dapat dilakukan oleh dewa, kecuali dewa yang bernama: Rex Lapis.\nPara prajurit yang pernah menindas para budak gemetar ketika mereka menyadari bahwa mereka juga akan menjadi budak di negeri asing.\nBerita beserta konflik tersebut segera tersebar dengan cepat seperti api, dan menghabisi pemerintahan. Siapa yang menyangka, bertahun-tahun kemudian para sejarawan menemukan bahwa perjanjian rahasia itu ternyata palsu.\n—Faktanya, Venti pernah belajar teknik pemalsuan untuk mempermainkan Archon Geo, tapi dia tidak pernah bisa menipu dewa kekayaan dan transaksi tersebut. Setelah ratusan tahun, dia akhirnya berkesempatan untuk menggunakan tekniknya.\nBenar-benar kebetulan yang menyenangkan."
},
{
"Title": "Vision",
"Context": "\"The Seven Archon\" tidak butuh Vision, karena mereka telah memiliki kekuatan yang luar biasa.\nNamun Barbatos menyukai dunia fana, dan ingin menjelajahi Mondstadt dengan bebas sebagai \"Venti\". Oleh karena itu, dia membuat ornamen kaca yang sangat mirip dengan Vision yang dikenakan oleh mereka yang dipilih oleh para dewa.\nVision tiruan itu tidak memiliki kemampuan khusus, dan Venti tidak membutuhkannya untuk menggunakan kekuatan elemen.\nMeski begitu, karena dia tidak membawa Holy Lyre der Himmel bersamanya, dan juga terlalu malas untuk membawa kecapi biasa, dia pun menambahkan kemampuan ke Vision tiruannya untuk bisa berubah menjadi kecapi kayu \"Fehling\"."
}
]
},
"Costumes": [
{
"Id": 202200,
"Name": "Breezy Ode",
"Description": "Model pakaian Venti. Bergaya bebas dan santai, cocok untuk penyair.",
"IsDefault": true
}
],
"CultivationItems": [
104154,
113001,
100023,
112004,
104309,
113006
],
"NameCard": {
"Name": "Venti: Azure Sky",
"Description": "Style kartu nama.\nLangit tanpa awan yang berwarna biru cerah dan nada merdu Fehling saling melengkapi dengan sempurna.",
"Icon": "UI_NameCardIcon_Venti",
"PicturePrefix": "UI_NameCardPic_Venti"
},
"TraceEffect": {
"Id": 215010,
"Name": "Echo: Windborne Bard",
"Description": "Echo milik Venti. \"Bebas layaknya angin, menyanyikan semua keindahan di dunia.\"",
"Icon": "UI_TraceEffectIcon_Venti"
}
}